Thursday, 27 August 2015

cerpen karya ilmiah



SERBA ANEH

Akhir-akhir ini aku merasa aneh dengan diriku, diriku merasakan apa yang tidak dirasakan oleh orang-orang normal pada umumnya, entah sejak kapan keanehan itu ada pada diriku, yang jelas aku menyadarinya  waktu aku masih duduk dibangku SMP tepatnya kelas 3.
Keanehan yang saya rasa awalnya waktu itu sekitar jam 12 siang saya sedang menulis pelajaran seni budaya pada saat itu saya sedang  jenuh, ngantuk , lapar pokonya pengen cepat-cepat pulang. karena sudah merasa lelah akhirnya pikiran saya jalan-jalan keliling dunia entah kemana , tiba-tiba pass waktu lagi merasa jenuh jenuhnya saya melihat sososk bayangan hitam tinggi besar dengan mata merah mencolek telingaku lalu melihang. Karena rasanya tidak mungkin, dan rasanya aneh tidak percaya saya melihat sosok seperti itu akhirnya saya malah menuduh teman saya kalo yang mencolek telinga saya itu dia, karena biasanya dia itu jail, tapi dia bersikap tegas kalo dia tidak melakukan apa yang di katakan saya.
Setelah saya pikir-pikir memang rasanya tidak mungkin karena dia ada didepan saya, sedangkan orang yang mencolek saya ada di sebelah samping saya. menit demi menit kejadian itu sudah saya lupakan karena mungkin itu memang hanyalah perasaan saya saja atau mungkin itu Cuma khayalan saya saja.
Hari berikutnya sekolah saya belajar seperti biasanya,  hari itu belajar di ruang Lab. Ipa pandangan saya tertuju pada satu titik, dan anehnya saya, ketika saya melihat seperti asap, dan terkadang saya melihat cahaya terang seperti api.
Makin hari demi hari keanehan itu mulai terasa aneh, apalagi waktu saya masuk SMK tepatnya waktu itu lagi MOS . rasanya MOS ini tidak asing lagi, dan kayaknya orang-orang disini sudah saya kenal sebelumnya, pas saya ingat-ingat ternyata semua  yang ada disini mirip sekali dengan mimipi yang pernah saya alami.  Akhir-akhir ini saya sering mimpi yang mimpinya menjadi kenyataan, dan terkadang mimpi kenyataan itu terasa kayak yang sudah terulang 2x.
Saya tidak tahu dengan keanehan  ini saya harus bagaimana, apa saya harus ketakutan, sedih, ,marah-marah atau harus bersyukur.  Yang jelas dengan keanehan ini saya merasa kurang nyaman karena suka menjadi parno sendiri (ketakutan)

No comments:

Post a Comment